Travel Gateway

Discover the World

Inspirasi perjalanan terbaik dan paket wisata pilihan untuk pengalaman tak terlupakan.

Kuliner Lokal • 16 September 2026

Wonderful Indonesia Gastronomy 2026: Saatnya Menjelajahi Indonesia Lewat Rasa

5 Menit baca
Yogyakarta
Wonderful Indonesia Gastronomy 2026: Saatnya Menjelajahi Indonesia Lewat Rasa
Indonesia punya banyak cara untuk membuat wisatawan jatuh cinta. Ada pantai, gunung, budaya, hingga kota-kota bersejarah. Namun, ada satu cara yang sering kali terasa paling personal: makanan.
Pada 26 September hingga 4 Oktober 2026, Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 akan menghadirkan pengalaman wisata yang menggabungkan kuliner, budaya, tradisi, dan perjalanan di Jakarta, Solo, Yogyakarta, dan Bali. (Indonesia Travel)
Bagi traveler, ini bukan sekadar alasan untuk mencari tempat makan baru. WIG 2026 memperlihatkan bagaimana kuliner dapat menjadi pintu masuk untuk mengenal sebuah destinasi dengan cara yang lebih dekat.
Bukan Sekadar Festival Kuliner

Konsep WIG 2026 membawa pengalaman gastronomi keluar dari sekadar aktivitas makan.
Rangkaian kegiatan dirancang untuk mempertemukan wisatawan dengan cerita di balik makanan, mulai dari bahan pangan lokal, tradisi, masyarakat, hingga pelaku usaha yang mempertahankan kekayaan kuliner Indonesia. (Indonesia Travel)
Perjalanan dimulai di Solo pada 26 September melalui Opening Dinner di Pura Mangkunegaran. Setelah itu, peserta akan diajak mengenal kawasan seperti Kampung Laweyan dan Pasar Gede, termasuk berinteraksi dengan pelaku usaha lokal, produsen artisan, dan masyarakat yang menjadi bagian dari ekosistem gastronomi kota tersebut. (Indonesia Travel)
Dari sini terlihat bahwa pengalaman gastronomi tidak berhenti ketika makanan selesai disantap. Justru cerita tentang bagaimana makanan tersebut dibuat dan siapa yang berada di baliknya menjadi bagian dari perjalanan.

Solo, Yogyakarta, dan Bali dalam Satu Cerita
Salah satu hal menarik dari WIG 2026 adalah pendekatannya yang tidak terpaku pada satu kota.
Rangkaian acara berlangsung di Jakarta, Solo, Yogyakarta, dan Bali. Masing-masing destinasi membawa karakter kuliner dan budaya yang berbeda sehingga pengalaman traveler tidak hanya terpusat pada satu jenis makanan atau satu kawasan. (Indonesia Travel)
Di Solo, misalnya, pengalaman gastronomi dipertemukan dengan kawasan budaya dan pasar tradisional. Di Yogyakarta, kuliner dipadukan dengan pengalaman budaya dan keterlibatan petani, produsen lokal, UMKM, serta artisan. (Indonesia Travel)

Pendekatan seperti ini membuat perjalanan kuliner terasa lebih seperti perjalanan mengenal sebuah tempat.
Kenapa Wisata Gastronomi Semakin Menarik?
Wisatawan sekarang tidak selalu mencari destinasi hanya untuk melihat pemandangan.
Pengalaman lokal, makanan khas, tradisi, dan interaksi dengan masyarakat dapat menjadi bagian penting dari alasan seseorang memilih sebuah perjalanan. Kementerian Pariwisata sendiri tengah mendorong pariwisata berbasis budaya dan pengalaman, termasuk melalui pengembangan wastra dan berbagai bentuk experience-based tourism. (Kementerian Pariwisata)
Pada saat yang sama, sektor pariwisata Indonesia terus berkembang. Data Kementerian Pariwisata yang dirilis September 2026 mencatat kunjungan wisatawan mancanegara Januari–Juli 2026 mencapai 8,98 juta kunjungan, tumbuh 5,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (Kementerian Pariwisata)
Pertumbuhan tersebut membuat pengalaman yang lebih spesifik dan berbasis identitas lokal semakin relevan untuk dikembangkan.

Lebih dari Sekadar Mencari Makanan Enak
Wisata gastronomi menawarkan sudut pandang berbeda ketika mengunjungi sebuah kota.
Traveler tidak hanya bertanya, “Makan apa di sini?” tetapi juga bisa mulai mencari tahu:
Dari mana bahan makanannya berasal?
Siapa yang membuatnya?
Bagaimana makanan tersebut menjadi bagian dari budaya setempat?
Tradisi apa yang ada di baliknya?
Bagaimana keberadaan kuliner tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat lokal?

WIG 2026 secara khusus menghubungkan pengalaman makan dengan cerita, tradisi, bahan pangan, masyarakat, dan ekonomi kreatif. Program pendukungnya juga mencakup panduan gastronomi, street food guide, kolaborasi hotel dengan chef, festival kuliner, hingga program promosi restoran. (Indonesia Travel)
WIG 2026 Bisa Menjadi Alasan Baru untuk Traveling
Bagi traveler yang biasanya menentukan perjalanan berdasarkan destinasi, wisata gastronomi menawarkan pendekatan yang sedikit berbeda.
Kali ini, makanan bisa menjadi alasan untuk menentukan tujuan perjalanan.

Mengunjungi Solo bukan hanya tentang keraton dan kawasan bersejarah. Yogyakarta bukan hanya tentang candi dan budaya. Bali juga tidak berhenti pada pantai dan resort.
Di balik masing-masing destinasi terdapat bahan pangan, resep, pasar, tradisi, dan masyarakat yang membentuk identitas tempat tersebut.
Itulah yang membuat perjalanan berbasis gastronomi menarik: semakin banyak kita mencari tahu tentang makanan lokal, semakin banyak pula cerita tentang sebuah destinasi yang terbuka.

Kapan Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 Digelar?
Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 berlangsung pada:
26 September–4 Oktober 2026
Lokasi utama:
Jakarta, Solo, Yogyakarta, dan Bali. (Indonesia Travel)
Untuk traveler yang sedang merencanakan perjalanan pada periode tersebut, rangkaian WIG 2026 dapat menjadi momentum untuk menggabungkan wisata kuliner dengan pengalaman budaya dan eksplorasi destinasi.
Karena kadang cara terbaik mengenal sebuah tempat bukan melalui daftar tempat wisata, melainkan melalui apa yang tersaji di atas meja.


No tours found matching your criteria.

Cek Semua Paket Tour →

Perlu konsultasi atau ingin CUSTOM PAKET TOUR ? Klik Disini

Custom Paket
Mascot WA Whatsapp